Tuesday, July 16, 2013

MACHICHA, WONG SOLO Dan EYANG SUBUR

MACHICA, WONG SOLO dan EYANG SUBUR.
(Dimanakah Kaum Liberalis, Aktivis Pembela Kesamaan Gender ?)

Ketika ada Tokoh, pejabat, ulama yang beristri 3, yang dinikahinya secara syah sesuai Agamanya, aktifis Wanita, Tokoh Liberalis, lantas berkoar :
" Itu pelecehan terhadap derajat harkat Wanita...! "

Ketika ada "yang empunya" Restaurant Ayam Bakar yng terkenal, jelas-jelas beristri 3 yang dinikahi secara syah, lantas tokoh Wanita mencibir dan berkoar :
" Itu pelecehan terhadap derajat harkat harga diri wanita, wanita bukan hanya untuk pemenuhan biologis Pria...! "

" Kasian "  pada Machica, istri Pak Moerdiono, orang penting dan Mentri era Orde Baru, berjuang untuk mendapatkan perwalian, ke absyahan Pernikahan dan status anaknya. "Mungkin" secara Agama sdh syah, tapi secara Negara konon tidak diakui. Kasian anaknya, seolah anaknya "terlarang lahir dan besar di bumi Indonesia".

" Betapa enaknya " ,  Eyang Subur, beristri 7, yang jelas secara Agama juga "melebihi kuotanya", dan seribu tanya juga syah atau tidaknya dia secara hukum perkawinan di negeri ini.
Diekspos jelas-jelas, lantas para "pembelanya", yang berotak Liberali teriak :
" Itu hak azasi manusia, boleh-boleh saja ".

(Lebih tidak masuk akal lagi, mungkin lebih tepatnya tak waras, ketika Kaum Liberalis di negeri ini mengelu-elukan paham kebebasan Perkawinan Sejenis, ketika tokohnya datang ke negeri ini..!)

Mana aktifivis Wanita, pejuang Wanita, Feminisme, dan Tokoh LIBERALIS yang sering berkoar tentang hak dan martabat Wanita, Gender..?
Bukankah kalian bilang, bahwa Wanita bukan hanya berharag sebagai pemuas nafsu biologis pria...?

( sambil merenung, seribu tanya untuk istri dan anak Eyang Subur, Bagaimana Surat Nikahnya untuk istri ke empat dan seterusnya? Bagaimana Akte Kelahiran anak untuk anak-anaknya dari istri ke empat dan seterusnya ? ).

No comments:

Post a Comment